Baju Alat Pelindung Diri

      Tak ada komentar pada Baju Alat Pelindung Diri

Spesifikasi :
– Spunbound (PP) 65 gsm
– Menggunakan pelindung kepala
– Ritsleting depan tertutup
– Tudung, pergelangan tangan & kaki menggunakan karet elastik
– Ukuran: All size
Deskripsi :
– Anti air
– Digunakan untuk sekali pemakaian
– Menghindari debu & Droplet (percikan air)
– Mencegah bakteri berkembang biak
– Tdak dapat di cuci

Kategori:

Deskripsi

Baju Alat Pelindung Diri

Kepanjangan APD adalah alat pelindung diri. APD merupakan perlengkapan yang wajib dipakai untuk melindungi seseorang saat sedang bekerja dari bahaya. Bahaya yang di maksud misalnya cedera atau infeksi penyakit. Setiap APD sudah di rancang khusus sesuai dengan jenis pekerjaannya.

Baju Alat Pelindung Diri untuk Tenaga Medis
Setelah mengetahui singkatan APD, sekarang kita bahas tentang serba-serbi APD khusus untuk tenaga medis. Penggunaan APD bagi tenaga medis memiliki sejumlah ketentuan. Adapun jenis APD antara lain meliputi masker, pelindung wajah, pelindung mata, celemek (apron), baju hazmat, sarung tangan, pelindung kepala, dan sepatu pelindung.

Baju hazmat ini sering kita lihat dan tampak mirip dengan baju astronaut. Nah, penggunaan APD bagi tenaga medis juga harus di lakukan sesuai dengan petunjuk dan standar kesehatan dunia dari WHO. Selain itu juga mengacu pada standar ketentuan dari Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
APD yang di gunakan untuk tenaga medis rupanya enggak di pilih secara asal. Ada kriteria APD yang harus di patuhi dalam memilih supaya para tenaga medis dapat benar-benar aman terlindungi. Pertama, APD harus dapat melindungi dari bahaya spesifik seperti percikan dari pasien yang terinfeksi virus corona.

APD harus dapat melindungi diri tenaga medis baik dari kontak langsung maupun kontak enggak langsung. Kedua, APD harus terbuat dari bahan yang ringan dan nyaman buat di gunakan. Hal itu penting supaya tenaga medis dapat bekerja dengan fleksibel dan bukan malah mendapat bahaya dari APD yang di gunakan. Ketiga, APD sebaiknya sesuai standar, enggak mudah rusak dan perawatannya mudah tapi sesuai prosedur kesehatan.

Aturan Penggunaan
Waktu penggunaan APD juga ada ketentuannya sendiri. Penggunaan APD tergantung pada kondisi yang ada di lapangan, seperti ruangan atau lokasi, keparahan penyakit yang di derita pasien, atau virus yang sedang di hadapi. Nah, virus corona sendiri terbilang sangat mudah menular. Maka dari itu di butuhkan APD yang dengan sistem perlindungan ekstra yang tepat. Menurut informasi, dalam menangani kasus infeksi virus corona yang menyebabkan penyakit covid-19.
Check Other Website  || Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *