Masker Pelindung

      Tak ada komentar pada Masker Pelindung

Fungsi : masker untuk melindungi hidung dan mulut dari bakteri, virus, dan kuman dari udara

Spesifikasi :
– Bahan  lembut & Elastis
– Bahan luar kain elastis
– Panjang masker : 29 cm
– Tinggi masker : 14 cm
– Lama  Pemakain selama 4 jam, langsung dicuci

Kategori:

Deskripsi

Masker Pelindung

Masker Pelindung adalah pelindung wajah dengan penyaring partikel yang sesuai dengan standar N95 dari National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) air filtration rating Amerika Serikat. Artinya mampu memfilter setidaknya 95 persen partikel yang melayang di udara, tetapi tidak tahan terhadap minyak seperti P95. Dan Memiliki fungsi untuk melindungi pernapasan dari partikel tapi tidak dari gas dan uap. Masker juga dianggap secara fungsi setara dengan Masker FFP2 dari Uni Eropa dan KN95 dari Tiongkok. Walaupun begitu terdapat sedikit perbedaan kriteria dalam sertifikasi kemampuannya (efisiensi penyaringan, agen penguji, tingkat aliran udara dan perbedaan tekanan udara). Masker N95 memerlukan jaring halus serat polymer sintetis yang biasa disebut kain nonwoven polypropylene. Yang diproduksi dengan proses melt blowing yang membentuk filter bagian dalam yang menyaring partikel berbahaya.

Berikut ini beberapa manfaat jika digunakan dengan benar :

  • Menyaring 95% partikel yang sangat kecil
  • Menyaring virus, bakteri, jamur, alergenisitas, dan debu
  • Menyaring partikel padat
  • Menghilangkan partikel non-berminyak cair, seperti semprotan antiserangga, minyak wangi, dll
  • Membantu dan melegakan pernapasan akibat polusi

Penggunaan masker selama pandemi koronavirus mendapat rekomendasi dari berbagai badan kesehatan dan pemerintah di seluruh dunia. Namun tidak semuanya sepaham tentang protokol penggunaannya. Ada beberapa negara yang menganjurkan semua masyarakat menggunakannya, namun yang lain menganjurkan hanya pasien yang sakit dan pekerja medis yang menggunakannya. Selain itu badan kesehatan juga beberapa kali mengubah posisi dan rekomendasi mereka terkait penggunaan masker, dari tidak menganjurkan hingga menganjurkan sebagian hingga menganjurkan semua. Penggunaan masker selama pandemi ini telah menimbulkan kelangkaan masker, penimbunan masker, kenaikan harga masker, dan pendistribusian oleh pemerintah, hingga berebut masker antar negara. Berbagai organisasi kesehatan merekomendasikan supaya orang-orang menutupui mulut dan hidung mereka ketika bersin atau batuk, dengan tisu supaya segera membuangnya. Selain itu penggunaan masker medis dianjurkan oleh WHO, karena dapat membatasi jumlah dan jarak percikan pernapasan yang keluar ketika seseorang berbicara.

Check Other Website  || Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *