Mist Blower

      Tak ada komentar pada Mist Blower

Spesifikasi :
– Kapasitas 8 Liter/mnt
– Tekanan Semprotan : 10 – 30
– Debit Keluaran : 1.2 L at 10 bar (L/mnt)
– Standard Nozzle : 1.7 L at 10 bar (L/mnt)
– Kapasitas Silinder : Singel cylinder, 2 stroke, air cooled
– Daya maksimum : 26 cc
– Kaps. Bahan Bakar : 0.7 kW/1Hp
– Kaps. Cairan : 15 Liter
– Sistem Penyalaan : Recoil Starter
– Berat : 7.5 kg

Kategori:

Deskripsi

Mist Blower

Mist blower merupakan alat untuk mengubah cairan maupun bubuk yang telah dicampur air, menjadi uap melalui metode vaporizer. Untuk disemprotkan ke permukaan benda atau lingkup pertanian. Tentunya, ada banyak yang bisa disemprotkan oleh mesin ini, seperti insektisida atau racun serangga, agar tumbuhan bebas dari hama. Dalam lingkup perkotaan, mesin ini juga dapat digunakan untuk membasmi jamur, bakteri, dan virus yang berbahaya pada permukaan benda, maupun area yang hendak dibersihkan.

Pada industri agrobisnis, mesin ini kerap digunakan untuk menyemprotkan herbisida yang dapat mencegah gulma atau tanaman pengganggu pada area perkebunan atau tanaman produksi. Cairan yang umum disemprotkan yakni pupuk cair untuk membantu pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik. Apabila Anda adalah salah satu pelaku usaha agrobisnis, mungkin salah satu alat yang cukup familiar digunakan adalah mist blower.

Berdasarkan jenisnya, terdapat mist blower bertenaga bahan bakar dan listrik. Mesin ini memiliki penyemprot seperti pipa penyemprotan untuk outputnya, tuas untuk genggaman, serta mesin yang mengoperasikan kinerja penyemprotan. Dalam penggunaannya, maka yang pertama perhatikan dulu aliran bensinnya. Seperti pada sepeda motor, mesin blower yang menggunakan bensin juga memiliki katup untuk membuka atau menutup aliran bensinnya. Pastikan katup tersebut dibuka untuk mengalirkan bensin.

Ketika hendak digunakan, mesin berbahan bakar bensin akan cenderung dingin. Untuk menjadikan mesinnya cepat panas, maka tekan choke yang letaknya di dekat karburator. Dengan demikian, maka mesin dan komponennya akan terisi penuh dengan bensin. Setelah itu silahkan tarik starternya hingga mesin menyala. Cara mengaplikasikannya adalah dengan mengatur gas, agar semprotannya tetap stabil dan Anda sudah mulai bisa bekerja. Sebagaimana dengan mesin yang berbahan bakar bensin lainnya, mesin ini juga perlu perawatan seperti penggantian oli, pembersihan saluran dan tangki bahan bakar, serta pembersihan karburator. Berbeda dengan mist blower elektrik dimana kinerja hanya mengandalkan listrik, sehingga perawatan yang diperlukan berupa penggantian suku cadang atau komponen pada motor elektriknya.

 

Check Other Website  || Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *